(0342) 802185
Jl. Cemara Gg X No 83 Kota blitar

Seminar kesehatan mental

WhatsApp-Image-2022-11-05-at-18.49.22-300x225

Kota Blitar – Sabtu, 5 November 2022 OSIS Madsaneba kembali mengadakan suatu program bertajuk “Seminar Kesehatan Mental”. Bernarasumber Ibu Aulia Salsabela, S. Pd selaku salah satu guru mata pelajaran BK di MTsN 1 Kota Blitar. Setiap kelas—baik kelas 7, 8, maupun 9—wajib mengirimkan dua orang sebagai perwakilan kelas. 

Kegiatan yang diadakan di aula MTsN 1 Kota Blitar ini bertujuan untuk menyosialisasikan pentingnya kesehatan mental terutama pada masa remaja. Kegiatan “Seminar Kesehatan Mental” ini dimulai pada pukul 07.00 WIB. Bermula dengan pertanyaan dari narasumber, “Apa yang kalian pikirkan tentang kesehatan mental?” Muncul berbagai jawaban dari peserta, seperti menjaga diri agar tidak stres, sesuatu yang ada di pikiran kita, dan banyak jawaban lainnya. Setelah beberapa peserta mengemukakan pendapatnya, Ibu Aulia menjelaskan bahwa kesehatan mental merupakan kondisi ketika individu memiliki kesejahteraan yang tampak pada dirinya di mana ia mampu menyadari potensi diri dan mampu mengatasi tekanan dalam kehidupannya. Seseorang juga dikatakan sehat secara mental apabila ia mampu bekerja secara produktif dan dapat memberikan kontribusi dalam hal positif. Ibu Aulia memaparkan banyak hal terkait kesehatan mental. Mulai dari penyebab, gejala, jenis-jenis, hingga cara mengatasi gangguan mental.

“Mengapa menjaga kesehatan mental itu penting?” Pertanyaan yang diajukan oleh Ibu Aulia ketika pertengahan seminar berlangsung. Beliau menerangkan bahwa kesehatan mental yang terganggu akan memengaruhi kesehatan fisik pula. Jika seseorang mengalami gangguan mental tanpa ditangani lebih lanjut, ia akan mendapati hasrat untuk melakukan hal-hal yang membahayakan bahkan menyimpang. Berdasarkan hasil Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) tahun 2018, persentase gejala depresi dan kecemasan untuk usia 15 tahun ke atas mencapai sekitar 6,1% dari jumlah penduduk Indonesia. Remaja usia 15-24 tahun memiliki persentase depresi sebesar 6,2%. Depresi berat akan mengalami kecenderungan untuk menyakiti diri sendiri (self harm) hingga bunuh diri. Itulah mengapa kita sangat perlu menjaga kesehatan mental. Seluruh peserta pun panitia yang bertugas tampak menyimak kegiatan seminar dengan sungguh-sungguh. Sesi tanya jawab yang dibuka pada pukul 09.00 WIB penuh dengan pertanyaan yang beragam. Jawaban disampaikan Ibu Aulia satu demi satu. Kegiatan “Seminar Kesehatan Mental” resmi berakhir pada pukul 09.30 WIB.

-Alifea Zulva-